Optimalisasi Tata Kelola Keamanan Maritim Indonesia Menghadapi Ancaman Grey Zone Warfare dan Maritime Hybrid Threats pada Era Kompetisi Geostrategis Global di Indo-Pasifik
Downloads
Perkembangan lingkungan strategis global menunjukkan meningkatnya penggunaan strategi Grey Zone Warfare dan Maritime Hybrid Threats oleh berbagai aktor negara maupun non-negara untuk mencapai tujuan politik, ekonomi, dan keamanan tanpa memicu konflik terbuka. Kawasan Indo-Pasifik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan persaingan geopolitik global menjadi wilayah yang rentan terhadap berbagai bentuk ancaman tersebut. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan dalam menjaga kedaulatan wilayah, keamanan jalur perdagangan internasional, serta stabilitas keamanan maritim nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi tata kelola keamanan maritim Indonesia saat ini dalam menghadapi ancaman Grey Zone Warfare dan Maritime Hybrid Threats serta merumuskan strategi optimalisasi tata kelola keamanan maritim yang adaptif dan resilien. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan tata kelola maritim terintegrasi, Maritime Domain Awareness, diplomasi maritim, transformasi digital, dan sinergi antarlembaga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan resiliensi keamanan maritim Indonesia di era kompetisi geostrategis global Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola maritim terintegrasi, Maritime Domain Awareness, diplomasi maritim, transformasi digital, dan sinergi antarlembaga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan resiliensi keamanan maritim Indonesia di era kompetisi geostrategis global.
Copyright (c) 2026 Nefra Firdaus, Lukman Yudho Prakoso, Muhammad Ali, Muhamad Risahdi, Wisnu Pramandita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



