Dampak Mengonsumsi Minuman Beralkohol pada Kalangan Remaja (Studi Kasus pada Sekolah Menengah SMA Negeri 1 Plus KPG Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire)
Downloads
Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak konsumsi minuman beralkohol terhadap remaja di SMA Negeri 1 Plus KPG Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, yang meliputi dampak sosial, psikologis, dan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian berjumlah 19 orang, terdiri atas 10 peserta didik, 5 orang tua, 3 tokoh masyarakat, dan 1 guru Bimbingan dan Konseling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman beralkohol menimbulkan dampak sosial berupa kenakalan remaja, perkelahian, keributan, perilaku agresif, pelanggaran tata tertib, serta konflik dengan teman, orang tua, guru, dan masyarakat. Dampak psikologis terlihat dari emosi yang tidak stabil, mudah marah, mudah tersinggung, sulit menerima nasihat, tindakan impulsif, dan lemahnya kontrol diri dalam menolak ajakan teman maupun mempertimbangkan akibat perbuatannya. Dampak akademik ditunjukkan melalui keterlambatan, ketidakhadiran, membolos, rendahnya konsentrasi dan motivasi belajar, keterlambatan penyelesaian tugas, ketertinggalan materi, serta penurunan hasil belajar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa dampak sosial, psikologis, dan akademik saling berhubungan dan dapat semakin memperburuk perkembangan remaja. Secara teoretis, temuan ini memperkuat Teori Kontrol Sosial bahwa lemahnya keterikatan, komitmen, keterlibatan, dan kepercayaan terhadap norma meningkatkan risiko perilaku menyimpang, sekaligus menunjukkan kuatnya pengaruh interaksi dan pembelajaran sosial dalam kelompok sebaya di lingkungan kehidupan remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan konsumsi minuman beralkohol pada remaja memerlukan kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah melalui pembinaan, konseling, pengawasan, pendidikan bahaya alkohol, penyediaan kegiatan positif, serta pengendalian peredaran minuman beralkohol.
Copyright (c) 2026 Anthon Tabuni, Ferry R.P.P Sitorus, Alberthina Nasri lobo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



