Kegagalan Komunikasi Pilot-ATC sebagai Faktor Risiko dalam Pelayanan Air Traffic Services (ATS): Studi Literatur
Downloads
Komunikasi antara pilot dan Air Traffic Controller (ATC) merupakan elemen penting dalam penyelenggaraan Air Traffic Services (ATS) yang berperan dalam menjaga keselamatan, keteraturan, dan efisiensi lalu lintas udara. Namun demikian, berbagai laporan keselamatan penerbangan menunjukkan bahwa kegagalan komunikasi masih menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya insiden maupun kecelakaan penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kegagalan komunikasi, faktor penyebab, dampak terhadap pelayanan ATS, serta strategi mitigasi yang direkomendasikan berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 16 literatur yang diperoleh melalui pencarian pada Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, serta dokumen regulator penerbangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk kegagalan komunikasi yang paling sering ditemukan meliputi readback error, hearback error, call sign confusion, blocked transmission, non-standard phraseology, dan misunderstanding instruction. Faktor penyebab utama terdiri atas faktor manusia, faktor teknis, dan faktor lingkungan operasional, dengan faktor manusia sebagai kontributor dominan. Dampak yang ditimbulkan antara lain loss of separation, runway incursion, near miss, ATS occurrence, operational delay, dan flight incident. Upaya mitigasi yang direkomendasikan meliputi penerapan ICAO Standard Phraseology, disiplin readback-hearback verification, recurrent training, simulator training, implementasi Controller Pilot Data Link Communications (CPDLC), serta penguatan Safety Management System (SMS). Hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan kualitas komunikasi pilot–ATC merupakan bagian penting dari strategi keselamatan penerbangan untuk mendukung pelayanan ATS yang aman, teratur, dan efisien.
Copyright (c) 2026 Aliefido Anastyan Ramadhan, Elfi Amir , Rany Adiliawijaya P

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



