Pengaruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Milik Orang Asli Papua (OAP) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Provinsi Papua Pegunungan

Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Pertumbuhan Ekonomi produktivitas digitalisasi Pengembangan produk inovatif

Authors

  • Yohanis Sampe
    yohanissampe212@gmail.com
    Universitas Cenderawasih Jayapura, Indonesia
August 5, 2026

Downloads

Tujuan penelitian ini adalah merancang model analisis yang komprehensif mengenai pengaruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik Orang Asli Papua (OAP) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda serta tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM OAP memiliki potensi besar yang didukung oleh sumber daya alam lokal, kearifan budaya, dan meningkatnya minat masyarakat dalam berwirausaha. Namun, pengembangan UMKM masih menghadapi berbagai kendala seperti tingginya biaya logistik, rendahnya kemampuan manajerial, terbatasnya akses teknologi, serta minimnya fasilitas produksi. Faktor akses permodalan, infrastruktur logistik, dan kapasitas manajemen berpengaruh terhadap kontribusi UMKM dalam pertumbuhan ekonomi. Tenaga kerja memberikan dampak positif yang signifikan, sedangkan modal, omzet, dan jumlah unit usaha belum memberikan kontribusi optimal karena skala usaha yang masih kecil. Digitalisasi dan pengembangan produk inovatif menjadi strategi utama dalam meningkatkan produktivitas UMKM OAP melalui pemanfaatan platform online, media sosial, pembayaran digital, serta peningkatan kualitas, desain, dan branding berbasis budaya lokal. Kedua variabel tersebut terbukti mampu meningkatkan daya saing dan produktivitas UMKM sehingga diperlukan pendampingan, penguatan fasilitas, dan kebijakan yang mendukung inovasi serta teknologi.