Pedagogi Transformatif Pendidikan Agama Kristen untuk Membangun Kesadaran Multikultural dalam Komunitas Belajar Kristen

Pendidikan Kristen pedagogi transformatif kesadaran multicultural komunitas belajar pendidikan teologi

Authors

  • Diliyus
    diliyus22@gmail.com
    Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong, Indonesia
  • Emi Seli Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong, Indonesia
May 21, 2026

Downloads

Meningkatnya kompleksitas masyarakat multikultural pada era globalisasi menuntut institusi pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi teologi, untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang mampu memperkuat kesadaran multikultural dan sensitivitas sosial mahasiswa. Dalam konteks Pendidikan Agama Kristen, pedagogi transformatif dipandang mampu mendorong proses pembelajaran yang reflektif, dialogis, dan berorientasi pada tindakan sehingga membentuk karakter Kristiani yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pedagogi transformatif dalam Pendidikan Agama Kristen untuk membangun kesadaran multikultural mahasiswa di komunitas belajar Kristen STT Tenggarong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, jurnal reflektif, dan dokumentasi terhadap 30 mahasiswa dan 5 dosen yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagogi transformatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap keberagaman budaya, empati, toleransi, dan kemampuan kolaborasi dalam lingkungan multikultural. Diskusi reflektif, dialog lintas budaya, dan kegiatan pelayanan sosial kolaboratif mendorong mahasiswa menginternalisasi nilai kasih, keadilan, dan solidaritas Kristiani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagogi transformatif dalam Pendidikan Agama Kristen dapat menjadi model pendidikan yang efektif dalam membangun komunitas belajar Kristen yang inklusif, reflektif, dan multikultural di perguruan tinggi teologi.