Revitalisasi dan Pengembangan Terminal Tipe B: Peran Terminal Pasar Jibama sebagai Simpul Transportasi Antarmoda Kabupaten Jayawijaya di Provinsi Papua Pegunungan

Revitalisasi pengembangan terminal tipe b transportasi antar moda

Authors

  • Yesaya Kobak
    yescohcobac@gmail.com
    Universitas Cenderawasih Jayapura, Indonesia
June 3, 2026

Downloads

Terminal transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, dan mobilitas masyarakat, khususnya pada daerah dengan karakteristik geografis yang menantang seperti Provinsi Papua Pegunungan. Namun, Terminal Tipe B Pasar Jibama di Kabupaten Jayawijaya belum berfungsi secara optimal sebagai simpul transportasi antarmoda akibat keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pendukung, lemahnya sistem pengelolaan, serta rendahnya integrasi antarmoda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting terminal dan merumuskan strategi revitalisasi serta pengembangan yang tepat guna meningkatkan peran terminal sebagai simpul transportasi antarmoda. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi terhadap 65 responden yang terdiri atas pihak Dinas Perhubungan, pengelola terminal, sopir angkutan, pengguna jasa, pedagang, dan masyarakat sekitar. Data sekunder diperoleh dari dokumen perencanaan, regulasi, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi terminal perlu difokuskan pada perbaikan infrastruktur, peningkatan manajemen operasional, optimalisasi fungsi ekonomi, serta peningkatan partisipasi masyarakat. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa revitalisasi terminal berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan transportasi (t = 10,463; p < 0,05), integrasi antarmoda (t = 36,825; p < 0,05), dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat (t = 7,419; p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi terminal yang terintegrasi mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi, memperkuat konektivitas antarmoda, dan mendukung pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Jayawijaya.Terminal transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, dan mobilitas masyarakat, khususnya pada daerah dengan karakteristik geografis yang menantang seperti Provinsi Papua Pegunungan. Namun, Terminal Tipe B Pasar Jibama di Kabupaten Jayawijaya belum berfungsi secara optimal sebagai simpul transportasi antarmoda akibat keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pendukung, lemahnya sistem pengelolaan, serta rendahnya integrasi antarmoda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting terminal dan merumuskan strategi revitalisasi serta pengembangan yang tepat guna meningkatkan peran terminal sebagai simpul transportasi antarmoda. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi terhadap 65 responden yang terdiri atas pihak Dinas Perhubungan, pengelola terminal, sopir angkutan, pengguna jasa, pedagang, dan masyarakat sekitar. Data sekunder diperoleh dari dokumen perencanaan, regulasi, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi terminal perlu difokuskan pada perbaikan infrastruktur, peningkatan manajemen operasional, optimalisasi fungsi ekonomi, serta peningkatan partisipasi masyarakat. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa revitalisasi terminal berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan transportasi (t = 10,463; p < 0,05), integrasi antarmoda (t = 36,825; p < 0,05), dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat (t = 7,419; p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi terminal yang terintegrasi mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi, memperkuat konektivitas antarmoda, dan mendukung pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Jayawijaya.