Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik Diwilayah Jakarta Selatan)
Downloads
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan informasi berupa penjelasan yang lebih mendalam tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap kualitas audit. Dan memperoleh hasil dari olahan data seberapa besar pengaruh kecerdasan emosional terhadap kualitas audit. Penelitian ini diambil dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu data primer (kuesioner). Teknik analisis data yang digunakan pengujian instrumen (uji validitas dan reliabilitas), uji data (normalitas), dan uji metode (koefisien korelasi, koefisien determinasi, linearitas, uji persamaan regresi linear sederhana) serta uji hipotesis (uji t) semua pengolahan data dibantu dengan software SPSS 26. Hasil persamaan regresi linear sederhana antara X dan Y adalah Y = 6,092 + 0,913X.......e, ini berarti apabila ada peningkatan kecerdasan emosional sebesar 1 poin maka kualitas audit akan mengalami peningkatan sebesar 0,913, hasil Y menjadi sebesar 6,092 + 0,913 (1) = 7,005. Dari pengujian hipotesis, diperoleh variabel kecerdasan emosional memiliki nilai sig < 0,05 artinya signifikan, dengan thitung = 26,269 dan ttabel = 1,660. Maka variabel kecerdasan emosional memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kualitas audit. Hasil koefisien korelasi diperoleh nilai r = 0,934 ini berarti ada hubungan sedang yang menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan emosional pada umumnya dapat meningkatkan kualitas audit. Hasil koefisien determinasi (R2) = 87,2%. Artinya 87,2% variabel independen yaitu kecerdasan emosional dapat menjelaskan oleh variabel dependen yaitu kualitas audit yang dihasilkan. Sedangkan sisanya 12,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini.
Copyright (c) 2026 Andi Silvan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



