Analisis Pengaruh Strategi Pengelola Risiko, Efisiensi Operasional dan Net Interest Margin terhadap Profitabilitas Studi Kasus Bank Umum yang Terdaftar di Bei Periode 2022-2024
Downloads
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh strategi pengelolaan risiko (Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR)), efisiensi operasional (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)), dan Net Interest Margin (NIM) terhadap profitabilitas bank umum, yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan 41 bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022 hingga 2024. Total sampel observasi adalah 123 data, dan metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model terpilih Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen (NPL, LDR, CAR, BOPO, dan NIM) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank. Secara parsial, variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sementara itu, Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Net Interest Margin (NIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Sesuai dengan teori, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Kesimpulan utama penelitian ini adalah bahwa peningkatan profitabilitas bank di Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan bank dalam mengoptimalkan fungsi intermediasi (LDR), menghasilkan margin bunga bersih yang tinggi (NIM), serta mengendalikan beban operasional (BOPO) secara ketat. Bank disarankan untuk lebih fokus pada efisiensi operasional dan pemanfaatan modal secara produktif.
Copyright (c) 2026 Erlin Kurniawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



