Dilema Metodologis Ilmu Sosial Islam: Kritik Epistemologis atas Dominasi Positivisme

Positivisme Ilmu Sosial Islam Epistemologi Islam Hermeneutika

Authors

  • Siti Aisyah
    sitiaisyahahmad25@gmail.com
    Universitas PTIQ Jakarta, Indonesia
April 15, 2026

Downloads

Artikel ini membahas dilema metodologis dalam ilmu sosial Islam yang muncul akibat dominasi paradigma positivisme dalam ilmu-ilmu sosial modern. Positivisme, dengan penekanannya pada objektivitas empiris, reduksionisme kausal, dan pemisahan fakta–nilai, telah lama mempengaruhi cara penelitian sosial dirancang, dianalisis, dan divalidasi. Namun, pendekatan ini tidak sepenuhnya kompatibel dengan epistemologi Islam yang berlandaskan tauhid, integrasi makna, serta keberpihakan pada nilai dan tujuan moral. Kajian kepustakaan ini menelusuri perkembangan kritik epistemologis terhadap positivisme dalam literatur lima tahun terakhir dan mengidentifikasi bagaimana dilema metodologis terjadi ketika metode positivistik diterapkan dalam konteks masyarakat Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa positivisme sering gagal menangkap kedalaman makna tindakan sosial, mengabaikan dimensi etis-spiritual, serta mereduksi kompleksitas fenomena yang berakar pada ajaran dan tradisi Islam. Artikel ini menawarkan kerangka alternatif berbasis integrasi epistemologi Islam khususnya maqasid al-shari‘ah dan pendekatan hermeneutik yang dapat memperkuat landasan metodologis ilmu sosial Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya rekonstruksi metodologi yang tidak hanya empiris dan analitis, tetapi juga normatif, kontekstual, dan selaras dengan pandangan dunia Islam.