Optimalisasi Kinerja Satreskrim Polres Bengkalis dalam Mengungkap Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan
Downloads
Tindak pidana pencurian dengan pemberatan berdampak besar terhadap keamanan masyarakat, sehingga memerlukan penanganan yang efektif. Satreskrim Polres Bengkalis dihadapkan pada kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi informasi, dan prosedur kerja yang belum terintegrasi, yang memengaruhi efektivitas pengungkapan kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi kinerja Satreskrim Polres Bengkalis dalam mengungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen di Polres Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satreskrim Polres Bengkalis masih menghadapi kendala dalam hal keterbatasan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, dan koordinasi antar unit. Meskipun demikian, terdapat upaya peningkatan kapasitas personel dan pemanfaatan teknologi dalam penyidikan. Optimalisasi kinerja Satreskrim Polres Bengkalis masih memerlukan perbaikan, terutama dalam hal teknologi, pelatihan personel, dan integrasi prosedur kerja yang lebih sistematis. Peningkatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan rasa aman bagi masyarakat.
Copyright (c) 2026 Keinard Akbar Khan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



