Analisis Agenda Setting Rencana Kebijakan 19 Juta Lapangan Perkerjaan pada Generasi Z Fresh Graduated
Downloads
Indonesia saat ini sedang menghadapi bonus demografi yang ditandai dengan dominasi penduduk usia produktif, khususnya Generasi Z. Meskipun demikian, tingginya angka pengangguran usia muda dan terbatasnya kesempatan kerja masih menjadi tantangan utama, terutama bagi lulusan baru. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mencanangkan agenda kebijakan penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan partisipasi ekonomi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses agenda setting rencana kebijakan 19 juta lapangan pekerjaan bagi Generasi Z fresh graduate di Kota Madiun serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan DPRD Kota Madiun, Dinas Tenaga Kerja, serta Generasi Z fresh graduate sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agenda kebijakan tersebut telah memperoleh perhatian publik melalui media sosial dan saluran informasi resmi. Namun, kedalaman informasi, konsistensi pemberitaan, dan kredibilitas sumber informasi masih belum optimal sehingga menimbulkan keraguan di kalangan Generasi Z terhadap implementasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan agenda setting sangat bergantung pada komunikasi publik yang efektif, sumber informasi yang kredibel, literasi media yang baik, serta realisasi program yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sasaran.
Copyright (c) 2026 Aditya Robert Stefanus, Bambang Martin Baru, Agus Wiyaka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



