Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Daya Saing Industri Perhotelan dengan Orientasi Pasar sebagai Variabel Intervening
Downloads
Industri perhotelan Indonesia, khususnya segmen bintang tiga di Jakarta, menghadapi tekanan persaingan yang semakin intensif seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan perubahan perilaku konsumen di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital marketing, kualitas pelayanan, dan inovasi terhadap daya saing industri perhotelan dengan orientasi pasar sebagai variabel intervening pada Hotel Ibis Jakarta. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui Structural Equation Modelling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 3.0, dan pendekatan kualitatif melalui analisis SWOT, CPM, dan QSPM. Sampel berjumlah 92 responden karyawan Hotel Ibis Jakarta yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap orientasi pasar maupun daya saing, serta terbukti berpengaruh signifikan terhadap daya saing melalui orientasi pasar sebagai variabel intervening. Sebaliknya, inovasi tidak terbukti berpengaruh signifikan baik secara langsung maupun melalui mediasi orientasi pasar. Hasil analisis QSPM merekomendasikan strategi pengembangan inovasi sebagai prioritas utama untuk memperkuat daya saing Hotel Ibis Jakarta. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model manajemen strategi perhotelan dan rekomendasi praktis bagi pengelola hotel dalam menghadapi persaingan global.
Copyright (c) 2026 Rendi Fernandi, Mombang Sihite, Agustinus Agustinus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



