Analisis Perilaku Konsumsi Gula Pasir dan Dampak Perubahan Harga serta Pendapatan Rumahtangga Peserta PKH di Kota Pekanbaru
Downloads
Konsumsi gula pasir di Kota Pekanbaru mengalami fluktuasi akibat dari peningkatan harga gula pasir. Peningkatan harga menjadi masalah bagi masyarakat Indonesia terutama masyarakat miskin yang memiliki pendapatan yang terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perilaku konsumsi gula pasir oleh rumahtangga peserta PKH di Kota Pekanbaru dan dampak perubahan harga serta pendapatan rumahtangga terhadap konsumsi gula pasir. Penentuan lokasi (kecamatan) menggunakan metode Multistage Sampling berdasarkan pintu masuk Kota Pekanbaru. Penentuan kelurahan berdasarkan jarak kantor lurah ke pasar mulai dari jarak terdekat, menengah dan terjauh dan setiap kelurahan akan diambil sampel sebanyak 15 responden menggunakan metode Simple Random Sampling dengan cara diundi sehingga jumlah sampel adalah 315 peserta PKH. Pengumpulan data menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekonometrika menggunakan aplikasi SAS. Berdasarkan hasil penelitian, harga gula pasir bersifat responsif terhadap konsumsi gula pasir, sedangkan harga teh, harga kopi, jumlah anggota rumahtangga dan pendapatan rumahtangga bersifat tidak responsif terhadap konsumsi gula pasir. Peningkatan pendapatan rumahtangga menunjukkan hubungan yang positif dengan persentase peningkatan konsumsi gula pasir sebesar 3,01%. Kesimpulannya, peningkatan pendapatan rumah tangga 5% mampu meningkatkan konsumsi gula sebesar 3,35%. Pemerintah disarankan memotong rantai distribusi gula dan memberikan pelatihan wirausaha kepada peserta PKH.
Copyright (c) 2026 Leny Alvionita Siagian, Djaimi Bakce, Syaiful Hadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



