Strategi Revitalisasi Pemasaran pada UMKM Kuliner Legendaris: Studi Kasus Warung Betawi "H. Jaja" Jakarta Selatan

UMKM kuliner kuliner Betawi heritage digitalisasi strategi revitalisasi perilaku konsumen SWOT

Authors

  • Bimayu Rati
    2410121018@mahasiswa.upnvj.ac.id
    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
  • Alfatih S. Manggabarani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
May 6, 2026

Downloads

Sektor UMKM kuliner merupakan bagian penting dalam perekonomian kreatif urban dan berperan dalam pelestarian identitas budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi revitalisasi Warung Betawi “H. Jaja” sebagai kuliner tradisional Betawi yang mengalami penurunan pelanggan akibat perubahan preferensi konsumen dan minimnya digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan, serta pengumpulan dokumentasi. Hasil analisis IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa warung memiliki kekuatan pada cita rasa autentik, nilai historis (heritage), dan loyalitas pelanggan lama, sementara kelemahan utama berada pada aspek pemasaran digital, inovasi visual, serta absennya layanan pesan-antar berbasis aplikasi. Peluang eksternal mencakup peningkatan tren kuliner lokal, pertumbuhan wisata kuliner, dan digital food content, sedangkan ancaman berasal dari restoran kekinian, preferensi visual konsumen muda, dan dominasi media sosial dalam proses pengambilan keputusan. Analisis SWOT mengindikasikan perlunya strategi revitalisasi berbasis storytelling budaya, digital branding, dan integrasi platform delivery untuk memperluas segmentasi pasar tanpa menghilangkan karakter otentik warung. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kuliner tradisional dalam mengadaptasi teknologi digital sembari mempertahankan identitas budaya lokal di era kompetisi modern.