Gambaran Keberagaman Bakteri Sebelum dan Sesudah Mencuci Tangan pada Siswa-Siswi SDN Pluit 03 dan MA Istiqlal Jakarta dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam
Downloads
Tangan merupakan media utama penyebaran mikroorganisme yang dapat menyebabkan berbagai penyakit infeksi, khususnya pada anak usia sekolah. Kebiasaan mencuci tangan yang tidak dilakukan dengan benar meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan penularan penyakit. Dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan termasuk bagian dari maq??id al-syar?‘ah, terutama dalam menjaga jiwa (?if? al-nafs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberagaman bakteri sebelum dan sesudah mencuci tangan pada siswa-siswi SDN Pluit 03 dan MA Istiqlal Jakarta serta menganalisis efektivitas mencuci tangan dalam menurunkan jumlah bakteri. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan pre–post. Sampel berupa usapan tangan siswa sebelum dan sesudah mencuci tangan yang kemudian dikultur pada media pertumbuhan bakteri dan dianalisis menggunakan pewarnaan Gram. Data diperoleh melalui observasi, pemeriksaan laboratorium, dan kuesioner perilaku cuci tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel mengalami penurunan jumlah koloni bakteri setelah mencuci tangan, meskipun beberapa sampel mengalami peningkatan akibat teknik mencuci tangan yang kurang tepat dan kemungkinan kontaminasi ulang. Bakteri Gram positif berbentuk coccus mendominasi hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah mencuci tangan. Mencuci tangan efektif mengurangi keberagaman bakteri pada tangan siswa, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh teknik mencuci tangan, durasi, dan kebiasaan higienis individu.
Copyright (c) 2026 Windi Juanti, Pratami Adityaningsari, Ike Irmawati Purbo Astuti, Afrizal Tw

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



