Analisis Pola Konsumsi Bawang Merah Rumatangga Peserta Program Keluarga Harapan Kota Pekanbaru

Pola Konsumsi Program Keluarga Harapan Rumahtangga miskin Bawang merah

Authors

April 2, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi bawang merah oleh rumahtangga peserta Program Keluarga Harapan di Kota Pekanbaru. Analisis pola konsumsi berdasarkan jumlah anggota rumahtangga, pendidikan ibu/kepala rumahtangga, dan jenis pekerjaan. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 315 responden dari penerima Program Keluarga Harapan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi yang dianalisis berdasarkan jumlah anggota rumahtangga, pendidikan ibu/kepala rumahtangga, dan jenis pekerjaan, semakin banyak jumlah anggota rumahtangga, jumlah konsumsi bawang merah semakin sedikit. Semakin tinggi tingkat pendidikan ibu/kepala rumahtangga, maka jumlah konsumsi bawang merah semakin sedikit. Rumahtangga yang bekerja di sektor formal memiliki jumlah konsumsi bawang merah lebih tinggi. Pemerintah disarankan untuk memperkuat program penyuluhan gizi, meningkatkan akses pendidikan formal maupun nonformal, serta memperluas pelatihan keterampilan bagi rumahtangga penerima Program Keluarga Harapan untuk mendorong pola konsumsi pangan yang lebih efisien dan meningkatkan peluang pekerjaan yang lebih stabil untuk rumahtangga miskin.