A Systematic Literature Review; Pengaruh Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien Dewasa dan Lansia Terhadap Efek Terapi Obat Anti Tuberkulosis
DOI:
https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i1.2953Keywords:
Kepatuhan;, Obat Anti Tuberkulosis;, Hasil Terapi.Abstract
Indonesia menduduki peringkat ketiga paling tinggi di dunia pada total permasalahan TB, yang terus menjadi ancaman kesehatan global yang mematikan. Terapi kombinasi obat antituberkulosis (OAT) diperlukan untuk pengobatan tuberkulosis, dan obat ini harus dikonsumsi selama waktu yang lama, yaitu minimal enam bulan. Salah satu masalah utama dengan pengobatan ini adalah kecenderungan pasien untuk berhenti minum obat sebelum waktunya. Ketidakpatuhan ini dapat menyebabkan kegagalan terapi, penyakit kambuh, dan resistensi obat. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan pasien terhadap OAT dan bagaimana aspek demografi, berupa umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan memengaruhi keberhasilan terapi. Teknik yang dipakai ialah Sistematik Tinjauan Literatur (Systematic Literature Review/SLR) terhadap bermacam publikasi nasional dan internasional dari tahun 2019 hingga 2024. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis memakai uji Chi-Square untuk menguji signifikansi korelasi antar-variabel. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa umur, jenis kelamin, pendidikan, dan kepatuhan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil terapi (p<0,001). Secara khusus, pasien yang lebih muda, laki-laki, dan berpendidikan tinggi cenderung mencapai hasil pengobatan yang lebih baik. Namun, kepatuhan dalam mengonsumsi obat terbukti menjadi faktor paling penting yang menentukan pasien sembuh dan tuntas menjalani terapi. Karena itu, edukasi dan pendampingan yang intensif kepada pasien sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan dan efektivitas pengobatan TB secara keseluruhan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Neri Langgam Syafala Wijaya, Mellyca Sekar Fadila, Nurasifa Nurasifa, July July, Fadel Reza Sulaeman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




