Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis pada Proses Penyebuhan Pasien di RSAU Dr M. Salamun Bandung

Authors

  • Bela Saptarani Politektik Piksi Ganesha Bandung
  • Putri Aprilia Politektik Piksi Ganesha Bandung
  • Rida Emelia Politektik Piksi Ganesha Bandung

DOI:

https://doi.org/10.59141/cerdika.v2i2.346

Keywords:

kepatuhan penggunaan obat, anti tuberculosis, penyembuhan pasien tuberculosis

Abstract

Latar Belakang: Di era saat ini kesehatan merupakan hal yang paling penting dan tidak ternilai bagi setiap individu. Semua orang memiliki keinginan untuk mendapatkan keidupan yang sehat. Namun, terkadang banyak rintangan yang dapat mengganggu kesehatan, salah satu penyebab gangguan kesehatan yang sering terjadi pada organ paru-paru yaitu  tuberculosis.  tuberculosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru.

Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat anti  tuberculosis pada proses penyembuhan pasien  tuberculosis di Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Salamun Bandung.

Metode: Metode yang dilakukan penelitian obeservasional deskritif dengan desain rancangan cross sectional di Rumah Sakit Angkatan Udara DR M. Salamun Bandung.

Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Rumah Sakit Angkatan Udara Dr M. Salamun Bandung dari 50 responden yang patuh sebanyak 32% memiliki sikap kepatuhan rendah dan 62% responden memiliki sikap ketidakpatuhan tinggi.  

Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa pasien TB memiliki sikap ketidakpatuhan dalam memimum obat TB.

Downloads

Published

2022-02-25

How to Cite

Saptarani, B., Aprilia, P. ., & Emelia, R. . (2022). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis pada Proses Penyebuhan Pasien di RSAU Dr M. Salamun Bandung. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(2), 304–311. https://doi.org/10.59141/cerdika.v2i2.346