Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Keterlibatan Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang

Authors

  • Arief Nugroho Universitas Islam Sultan Agung Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i2.3296

Keywords:

motivasi intrinsik, iklim organisasi, keterlibatan kerja, kinerja pegawai

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, terutama pada sektor publik seperti Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang yang berperan vital dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai dengan keterlibatan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang berjumlah 120 orang, yang diambil sebagai sampel menggunakan metode sensus. Analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun, motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja. Di sisi lain, iklim organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan baik terhadap keterlibatan kerja maupun kinerja pegawai secara langsung. Keterlibatan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Lebih lanjut, keterlibatan kerja berhasil memediasi hubungan antara motivasi intrinsik dan kinerja pegawai serta antara iklim organisasi dan kinerja pegawai. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun motivasi intrinsik tidak berdampak langsung pada kinerja, perannya sangat penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, iklim organisasi menjadi faktor dominan yang secara langsung dan tidak langsung (melalui keterlibatan kerja) meningkatkan kinerja pegawai. Temuan ini mengimplikasikan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai, organisasi perlu memperkuat iklim organisasi yang positif serta mendorong keterlibatan kerja yang tinggi, sambil tetap memperhatikan aspek motivasi intrinsik sebagai pendorong keterlibatan.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Nugroho, A. . (2026). Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Keterlibatan Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(2), 489–507. https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i2.3296