Perbedaan General Self-Efficacy Dan Sns Self-Efficacy Pada Remaja Akhir Generasi Z

Authors

  • Atika Mentari Nataya Nasution Universitas Medan Area, Indonesia
  • Cut Sarah Universitas Medan Area, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i1.3024

Keywords:

General Self-Efficacy, Social Networking Site Self-Efficacy, Generasi Z.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara General Self-Efficacy (GSE) dan Social Networking Site Self-Efficacy (SNS-SE) pada remaja akhir Generasi Z. Tingginya paparan digital pada generasi ini diduga memengaruhi profil efikasi diri yang berbeda antara konteks digital dan non-digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan metode komparatif. Sampel berjumlah 100 remaja akhir berusia 18–20 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. GSE diukur menggunakan General Self-Efficacy Scale versi Indonesia yang diadaptasi oleh Novrianto, Marrettih, dan Wahyudi (2019), sedangkan SNS-SE diukur menggunakan Social Networking Site Self-Efficacy Scale versi Indonesia yang diadaptasi oleh Suherman dkk. (2024). Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara GSE dan SNS-SE (p = 0.000). Rata-rata GSE (M = 24.38) lebih rendah dibandingkan SNS-SE (M = 63.87), mengindikasikan bahwa remaja Generasi Z memiliki kepercayaan diri lebih tinggi pada aktivitas digital dibandingkan tantangan kehidupan nyata. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi untuk memperkuat efikasi diri dalam konteks non-digital.

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Nataya Nasution, A. M., & Sarah, C. . (2026). Perbedaan General Self-Efficacy Dan Sns Self-Efficacy Pada Remaja Akhir Generasi Z. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(1), 155–163. https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i1.3024