Analisis Ketidakpercayaan Masyarakat Indonesia Terhadap Bitcoin Sebagai Aset Digital: Studi Pada Penggunaan Bitcoin Melalui Platform Indodax
DOI:
https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i1.2936Keywords:
bitcoin, Platform Indodax, indonesia, asset digitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi Bitcoin yang diterapkan oleh pelaku industri aset kripto, khususnya Indodax dan edukator kripto seperti Timothy Ronald, dalam mengatasi ketidakpercayaan masyarakat Indonesia terhadap aset kripto. Ketidakpercayaan ini masih menjadi hambatan besar dalam proses adopsi Bitcoin, terutama disebabkan oleh rendahnya literasi keuangan digital, kekhawatiran terhadap keamanan investasi, serta stigma negatif yang melekat akibat fluktuasi harga dan pemberitaan media yang tidak selalu objektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan peneliti memahami secara mendalam persepsi, pengalaman, serta strategi komunikasi yang diterapkan dalam promosi Bitcoin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap beberapa kategori informan, yaitu pengguna aktif Indodax, pengguna baru yang terdorong oleh fear of missing out (FOMO), masyarakat yang masih skeptis terhadap Bitcoin, serta karyawan dari Indodax. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi konten media sosial dan edukasi yang disampaikan oleh influencer kripto sebagai bentuk dokumentasi promosi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang efektif tidak hanya bergantung pada iklan atau kampanye visual semata, melainkan lebih menekankan pada edukasi berkelanjutan dan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Penyampaian informasi yang sederhana, jujur, serta berbasis pada pengalaman nyata pengguna terbukti dapat membangun kepercayaan publik. Pendekatan edukatif yang dilakukan melalui media sosial, video interaktif, webinar, dan kolaborasi dengan influencer terbukti mampu mengubah persepsi negatif menjadi ketertarikan, terutama di kalangan generasi muda. Dengan demikian, edukasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan Bitcoin di Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Wayan Lasmi, Ni Kadek Ayu Puspita Dewi, Ni Putu Nina Eka Lestari, Ni Ketut Arniti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




