Evaluasi Kinerja Bellboy di The Luxton Hotel Cirebon

Authors

  • Doni Saputra Universitas 17 Agustus 1945, Indonesia
  • Devia Indriyani Universitas 17 Agustus 1945, Indonesia
  • Irwan Adi Rianto Universitas 17 Agustus 1945, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i1.2881

Keywords:

Kinerja, Bellboy, Evaluasi, Fronliner, The Luxton Hotel Cirebon

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja bellboy di The Luxton Hotel Cirebon berdasarkan lima dimensi kinerja menurut Tjahjono (2006), yaitu kuantitas kerja, kualitas kerja, ketepatan waktu, kehadiran, dan kerja sama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner kepada 83 responden yang merupakan staf hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja bellboy secara umum dinilai baik hingga sangat baik, dengan nilai tertinggi pada aspek kehadiran dan kualitas kerja. Bellboy dinilai sigap, ramah, disiplin, serta mampu bekerja sama dengan baik antar tim maupun lintas divisi. Namun demikian, masih terdapat hambatan seperti beban kerja tinggi saat ocupansi meningkat dan keterbatasan jadwal rotasi yang dapat memengaruhi konsistensi kinerja. Keterbatasan penelitian ini meliputi: (1) penelitian hanya dilakukan di satu hotel sehingga hasil tidak dapat digeneralisasi untuk hotel lain dengan karakteristik berbeda; (2) periode pengambilan data yang relatif singkat sehingga belum menangkap variasi kinerja dalam jangka panjang; (3) instrumen penelitian hanya menggunakan kuesioner tertutup tanpa wawancara mendalam yang dapat menggali informasi lebih komprehensif; dan (4) penelitian belum mengukur kepuasan tamu secara langsung sebagai indikator eksternal kinerja bellboy. Oleh karena itu, evaluasi rutin, pelatihan pelayanan, serta peninjauan sistem kerja disarankan agar mutu pelayanan bellboy dapat terus ditingkatkan.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Saputra, D., Indriyani, D. ., & Rianto, I. A. . (2026). Evaluasi Kinerja Bellboy di The Luxton Hotel Cirebon. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(1), 21–29. https://doi.org/10.59141/cerdika.v6i1.2881