https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/issue/feed Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia 2026-02-03T04:09:50+00:00 Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia cerdikapublikasiindonesia@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia</strong> in the form of research and can be accessed openly. This journal is published once a month by Publikasi Indonesia. </p> <p><strong>Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia</strong> provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, which include: Humanities and social sciences, Engineering, Health, Law, and medical sciences.<br />Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN <strong><a title="e ISSN" href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1610933445" target="_blank" rel="noopener">2774-6534</a></strong> and Print ISSN <strong><a title="ISSN" href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1610603508">2774-6291</a></strong></p> https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/3296 Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Keterlibatan Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang 2026-01-26T05:22:21+00:00 Arief Nugroho daniamarwati@gmail.com <p>Kinerja pegawai merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, terutama pada sektor publik seperti Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang yang berperan vital dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai dengan keterlibatan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang berjumlah 120 orang, yang diambil sebagai sampel menggunakan metode sensus. Analisis data dilakukan dengan teknik <em>Partial Least Square</em> (PLS) menggunakan <em>software</em> SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun, motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja. Di sisi lain, iklim organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan baik terhadap keterlibatan kerja maupun kinerja pegawai secara langsung. Keterlibatan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Lebih lanjut, keterlibatan kerja berhasil memediasi hubungan antara motivasi intrinsik dan kinerja pegawai serta antara iklim organisasi dan kinerja pegawai. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun motivasi intrinsik tidak berdampak langsung pada kinerja, perannya sangat penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, iklim organisasi menjadi faktor dominan yang secara langsung dan tidak langsung (melalui keterlibatan kerja) meningkatkan kinerja pegawai. Temuan ini mengimplikasikan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai, organisasi perlu memperkuat iklim organisasi yang positif serta mendorong keterlibatan kerja yang tinggi, sambil tetap memperhatikan aspek motivasi intrinsik sebagai pendorong keterlibatan.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Arief Nugroho https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2952 Model Self Care Individu dan Pendekatan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Kabupaten Sukabumi 2026-01-26T04:23:30+00:00 Usup Supiandi usupfahri@gmail.com <p>Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi, namun tingkat kontrol penyakitnya masih rendah. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model konseptual integratif yang menganalisis hubungan antara self-care individu dan pendekatan keluarga terhadap kualitas hidup penderita hipertensi di Kabupaten Sukabumi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 650 responden penderita hipertensi di Kabupaten Sukabumi menggunakan instrumen standar: Hypertension Self-Care Activity Level Effects (H-SCALE) untuk self-care, Family APGAR untuk dukungan keluarga, dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hipotesis dan pengaruh moderasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-care individu berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas hidup (?= 0,38; p &lt; 0,001). Dukungan keluarga juga memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kualitas hidup (?= 0,29; p &lt; 0,001). Lebih lanjut, dukungan keluarga terbukti berperan sebagai moderator yang memperkuat hubungan antara self-care dan kualitas hidup (?= 0,15; p &lt; 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi self-care yang baik dan dukungan keluarga yang kuat adalah determinan utama kualitas hidup penderita hipertensi. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa model integratif yang dapat menjadi dasar intervensi kesehatan promotif dan preventif di tingkat layanan primer.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Usup Supiandi https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2961 Implikasi Hukum Internasional Terhadap Sengketa Kepemilikan Data Digital Antara Negara dan Korporasi Global 2026-01-26T05:00:38+00:00 Javan Agustian Setyagraha javanagustians88@gmail.com Ida Kuntalasari anugerahterindah217@gmail.com Dwi Imroatus Sholikah javanagustians88@gmail.com <p><em>This study examines the implications of international law on digital data ownership disputes between states and global corporations, focusing on the interaction among state sovereignty, multinational corporate responsibility, and the protection of individual digital rights. In the era of global digital integration, data has become a strategic asset that transcends national jurisdictions. The disparity between national regulations centered on data sovereignty and cross-border corporate operations has created a legal lacuna that weakens the position of states in protecting citizens’ data. Using a literature review method and a normative-comparative approach, this research explores several legal instruments such as the General Data Protection Regulation (GDPR), OECD Privacy Guidelines, and Indonesia’s Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection (PDP Law). The findings reveal the absence of a comprehensive international convention governing digital data ownership, resulting in overlapping jurisdictions, weak corporate accountability, and limited cross-border law enforcement. Moreover, technological developments that outpace legal adaptation have intensified digital human rights issues, particularly concerning the right to privacy and personal data control. The study emphasizes the importance of establishing harmonized international legal frameworks that balance the interests of states, corporations, and individuals through the principles of digital sovereignty, accountability by design, and cross-border cooperation mechanisms to ensure the protection of rights and data sovereignty in the era of global digitalization.</em></p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Javan Agustian Setyagraha, Ida Kuntalasari, Dwi Imroatus Sholikah https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2971 Efektifitas Stimulasi Jigsaw Puzzle Therapy Terhadap Fungsi Kognitif Lansia Tunawisma di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam 2026-01-30T08:14:26+00:00 Amanda Zahwa Shakira shakiiraamndaa@gmail.com Rw Susilowati susilowati@yarsi.ac.id Dini Widianti dini.widianti@yarsi.ac.id Ali Ma'sum ali.masum@yarsi.ac.id <p>Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah umum pada lansia, terutama pada kelompok tunawisma yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas stimulasi Jigsaw Puzzle Therapy terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 serta meninjau intervensi ini dari perspektif Islam. Metode penelitian menggunakan pra-eksperimental One Group Pretest–Posttest Design dengan total 38 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengukuran fungsi kognitif dilakukan menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor MMSE (p = 0,000) dan kemampuan menyusun puzzle (p = 0,000). Sebelum intervensi, 42,1% responden mengalami gangguan kognitif, namun setelah terapi seluruh responden berada dalam kategori yang lebih baik tanpa gangguan berat. Hasil ini menegaskan bahwa Jigsaw Puzzle Therapy mampu meningkatkan perhatian, memori, dan kemampuan visuospasial lansia. Dari tinjauan Islam, intervensi ini selaras dengan prinsip hifz al-‘aql (menjaga akal) dalam maqashid al-syari’ah, sehingga stimulasi kognitif dipandang sebagai upaya yang dianjurkan untuk merawat kesehatan mental lansia. Dengan demikian, terapi puzzle merupakan intervensi sederhana, murah, menyenangkan, dan efektif untuk meningkatkan fungsi kognitif serta layak diimplementasikan sebagai program rutin di panti werdha.</p> 2026-02-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Amanda Zahwa Shakira, Rw Susilowati, Dini Widianti, Ali Ma'sum https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2969 Hubungan Antara Faktor Penggunaan Gawai dengan Progresivitas Miopia Pada Anak di Rumah Sakit Puri Cinere dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam 2026-01-26T05:01:31+00:00 Difa Fitria kusnadi difakusnadi8@gmail.com Saskia Nassa Mokoginta saskia.nassa@yarsi.ac.id Tri Agus th.opthal70@gmail.com Ali Ma’sum ali.masum@yarsi.ac.id <p><em>Myopia is one of the most common refractive disorders among children and is a leading cause of visual impairment worldwide. The increasing use of digital devices among children has raised concerns about its impact on myopia progression. This study aims to analyze the relationship between device-use duration and viewing distance with myopia progression in children at Puri Cinere Hospital and to examine these findings from an Islamic perspective. This quantitative cross-sectional study included 37 children aged 5–17 years diagnosed with myopia and possessing complete medical records for 2024–2025. Data were collected through medical records and questionnaires assessing device-use habits. Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a significant relationship between device-use duration and myopia progression (p = 0.020), as well as between viewing distance and myopia progression (p = 0.002). Children who used digital devices for more than four hours per day and at distances below 50 cm were at higher risk of experiencing myopia progression. From an Islamic viewpoint, maintaining eye health is an obligation, as emphasized in Surah Yunus verse 44, which warns against self-harm caused by harmful habits. This study highlights the importance of visual ergonomics education, parental supervision of device use, and increased outdoor activities to help prevent myopia progression in children.</em></p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Difa Fitria kusnadi, Saskia Nassa Mokoginta, Tri Agus, Ali Ma’sum https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2954 Peningkatan Sifat Fisik dan Kimia Bio-Coal dari Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) Melalui Torrefaksi Retort Kiln 2026-01-26T04:38:30+00:00 Nani Siska Putri Khan nanisiskaputrikhan@gmail.com Rahmat Reza Maulana rezalsw@gmail.com M. Yusuf muhd.yusuf@unimal.ac.id <p>Pertumbuhan kebutuhan energi global yang masih bergantung pada bahan bakar fosil menuntut pengembangan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Biomassa lignoselulosa, khususnya rumput gajah (Pennisetum purpureum), memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif, namun memiliki keterbatasan seperti densitas energi rendah dan kadar air tinggi. Penelitian ini mengevaluasi peningkatan sifat fisik dan kimia bio-coal dari rumput gajah melalui proses torrefaksi menggunakan retort kiln. Metode yang digunakan mencakup torrefaksi pada suhu 225°C dan 275°C dengan waktu tinggal 30 menit, menggunakan sampel biomassa kering seberat 5 kg. Karakterisasi produk dilakukan melalui analisis proksimat (ASTM E1756-01) dan pengukuran nilai kalor tertinggi (HHV) dengan bomb calorimeter (ASTM D5865), serta perhitungan rendemen massa dan rendemen energi. Hasil menunjukkan bahwa torrefaksi secara signifikan menurunkan kadar air dan zat terbang, serta meningkatkan kadar karbon tetap dan nilai kalor tertinggi (HHV) bio-coal, dari 15,26 MJ/kg menjadi 19,97 MJ/kg dan 21,75 MJ/kg secara berturut-turut. Rendemen massa tercatat sebesar 40%, sementara rendemen energi mencapai 52,36% pada 225°C dan 57,02% pada 275°C, menunjukkan efisiensi konversi energi yang baik meskipun terjadi kehilangan massa. Profil temperatur stabil selama proses torrefaksi memastikan homogenitas produk. Temuan ini menegaskan bahwa retort kiln efektif dalam menghasilkan bio-coal berkualitas tinggi dari rumput gajah, memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknologi bahan bakar padat terbarukan skala industri.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nani Siska Putri Khan, Rahmat Reza Maulana, M. Yusuf https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2965 Kepemimpinan Rasul Paulus dalam Perspektif Etika, Manajemen, dan Administrasi Gereja Masa Kini 2026-01-26T04:39:16+00:00 Januario Da Costa januariod816@gmail.com <p>Kepemimpinan dalam gereja masa kini menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis integritas, ketidakefektifan manajemen, dan lemahnya sistem administrasi. Rasul Paulus, sebagai pemimpin gereja mula-mula, menawarkan model kepemimpinan yang holistik dengan memadukan etika, manajemen, dan administrasi secara seimbang. Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Rasul Paulus dalam perspektif etika, manajemen, dan administrasi gereja masa kini. Melalui analisis teologis dan praktis, ditemukan bahwa Paulus memadukan integritas moral, strategi pelayanan, dan sistem administrasi yang transparan untuk membangun jemaat yang sehat dan dinamis. Studi ini menegaskan relevansi model kepemimpinan Paulus dalam menghadapi tantangan gereja kontemporer, terutama terkait dengan pembinaan karakter pemimpin, manajemen pelayanan, dan akuntabilitas administrasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan kepemimpinan gereja lokal yang berakar pada prinsip-prinsip Alkitab. Kepemimpinan Rasul Paulus memberikan paradigma yang relevan dan alkitabiah bagi gereja masa kini. Sintesis antara spiritualitas, strategi pelayanan, dan ketelitian administratif dalam kepemimpinan Paulus dapat menjadi landasan bagi pengembangan pemimpin gereja yang berintegritas, efektif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan di era modern. Penelitian ini merekomendasikan penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan Paulus dalam pembinaan karakter, pengelolaan pelayanan, dan sistem administrasi gereja yang transparan dan bertanggung jawab.</p> 2026-02-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Januario Da Costa https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2974 Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Efektivitas Perlindungan Anak Melalui Pendidikan Dalam Keluarga 2026-01-26T05:02:22+00:00 Diah Ayu Suryaningtyas suryaningtyas1982@gmail.com Hendrick Fernanda Panjaitan cupaule@gmail.com Maharani mmaharani1984@gmail.com Randy Yuma randyuma29@gmail.com Sri Budiarto budiarto906080@gmail.com <p>Perlindungan anak merupakan salah satu mandat konstitusional dan kewajiban negara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Namun, efektivitas hukum positif tersebut sangat ditentukan oleh hukum yang hidup di masyarakat (<em>living law</em>), khususnya melalui peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas perlindungan anak melalui pendidikan dalam keluarga ditinjau dari perspektif sosiologi hukum. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis-sosiologis dengan metode kualitatif dan analisis isi (<em>content analysis</em>) terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur sosiologi hukum karya Eugen Ehrlich, Satjipto Rahardjo, dan Lawrence M. Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun norma hukum positif telah cukup komprehensif, efektivitasnya masih rendah karena lemahnya internalisasi nilai-nilai perlindungan anak dalam keluarga akibat faktor struktur sosial, budaya patriarki, kesenjangan ekonomi, dan rendahnya kesadaran hukum orang tua. Pendidikan keluarga yang berbasis hak anak justru lebih efektif sebagai living law dalam mencegah kekerasan, eksploitasi, dan pengabaian anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya rekonstruksi kebijakan perlindungan anak yang lebih mengedepankan penguatan pendidikan keluarga sebagai instrumen utama penegakan hukum yang hidup di masyarakat.</p> 2026-02-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Diah Ayu Suryaningtyas, Hendrick Fernanda Panjaitan, Maharani, Randy Yuma, Sri Budiarto https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/3250 Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kontrol Listrik Berbasis IoT dengan Prediksi Tagihan Menggunakan LSTM 2026-01-22T04:40:52+00:00 Arung Tirto Nusantara arungnusantara01@gmail.com Moch. Rochmad rochmad@pens.ac.id Kemalasari Kemalasari kemala@pens.ac.id <p>Peningkatan konsumsi listrik rumah tangga yang tidak diiringi dengan kesadaran efisiensi energi berpotensi menyebabkan pemborosan energi dan meningkatnya tagihan listrik bulanan. Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa konsumsi listrik per kapita di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 1.337 kWh/kapita, meningkat sebesar 13,98% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, sistem konvensional belum mampu menyediakan pemantauan real-time, kontrol perangkat, dan prediksi konsumsi secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring, kontrol, dan prediksi energi listrik rumah tangga berbasis IoT dan model LSTM untuk meningkatkan efisiensi energi dan perencanaan keuangan pengguna. Sistem dibangun dengan dua node ESP32 dan sensor PZEM-004T untuk mengukur parameter listrik. Data dikirim real-time ke Firebase dan ditampilkan via aplikasi Ionic. Model LSTM dilatih menggunakan data historis konsumsi listrik 2022–2025. Pengujian meliputi validasi akurasi sensor, kontrol relay, serta evaluasi model dengan metrik MAE, RMSE, dan MAPE. Hasil pengujian menunjukkan akurasi pengukuran tegangan sebesar 99,85% (error 0,15%), daya sebesar 97,74% (error 2,26%), dan arus dengan error rata-rata 14,20% yang meningkat pada beban tinggi. Model LSTM menghasilkan MAPE sebesar 17,89%, mengungguli metode baseline (MAPE 20,59%). Pada studi kasus November 2025, prediksi konsumsi listrik sebesar 340,96 kWh dengan error relatif 12,71% terhadap konsumsi aktual (302,50 kWh). Fitur kontrol berjalan dengan delay 0,5–1 detik dan tingkat keberhasilan 100%. Sistem ini berhasil menyediakan pemantauan real-time, kontrol jarak jauh, dan prediksi konsumsi energi yang lebih akurat. Implementasinya mendukung pengelolaan energi rumah tangga yang efisien dan terencana. Untuk akurasi lebih tinggi, disarankan penambahan dataset dan optimasi model secara berkala.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Arung Tirto Nusantara, Moch. Rochmad, Kemalasari Kemalasari https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2951 Influence of Father Support for Early Breastfeeding Initiation among Cesarean Mothers in Lower-Middle-Income Countries: A Literature Review 2026-01-26T04:37:41+00:00 I Gede Shivananda Vidyana Puja shivananda@student.undiksha.ac.id Made Kurnia Widiastuti Giri kurnia.widiastuti@undiksha.ac.id Ketut Indra ketut.indra@undiksha.ac.id <p><em>The role of managerial economics in decision-making, company performance, and organizational governance is discussed in this study. The review results indicate that managerial economics serves as a conceptual framework and practical tool for managers to integrate microeconomic and macroeconomic theories as well as quantitative approaches to make better business decisions. Budgeting methods, cost-benefit analysis, and management accounting systems have proven effective in enhancing managers' ability to assess performance through planning, controlling, and evaluation. Human resource factors—such as managerial leadership and employee motivation—also play an important role in improving organizational productivity. Additionally, research shows how a company's ownership structure, dividend policy, and management systems impact investor value and trust. Conversely, digital transformation, board diversity, and the Islamic economy represent external and normative factors that influence business sustainability in today's highly dynamic world. Overall, the results of this review indicate that managerial economics is useful both as a theory and a practical practice to support corporate competitiveness, innovation, and sustainability. To face the uncertainty of the global business environment, companies and community groups must adopt a flexible, data-driven, and ethically oriented approach to managerial economics.</em></p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 I Gede Shivananda Vidyana Puja, Made Kurnia Widiastuti Giri, Ketut Indra https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2956 Pengaturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi 2026-01-26T04:59:46+00:00 Jesica Christi christijesica02@gmail.com Edrick Edwardina Effendy christijesica02@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan kepastian hukum hubungan kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Data yang dianalisis meliputi bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan dan putusan MK, serta bahan sekunder berupa literatur hukum ketenagakerjaan yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan interpretasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023 telah memberikan kejelasan dan pembatasan signifikan terhadap pelaksanaan PKWT. Putusan tersebut menegaskan bahwa PKWT hanya berlaku untuk pekerjaan tertentu yang bersifat sementara, musiman, atau terkait produk baru, dengan jangka waktu maksimal lima tahun termasuk perpanjangan. Selain itu, putusan ini memperkuat aspek perlindungan pekerja dengan mewajibkan pencatatan PKWT kepada dinas ketenagakerjaan dan pemberian uang ganti rugi saat berakhirnya hubungan kerja. Kesimpulan penelitian adalah Putusan MK telah meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan bagi pekerja PKWT dengan membatasi ruang lingkup dan durasi perjanjian, serta mempertegas kewajiban hukum pengusaha. Implikasinya, pemerintah dan DPR perlu segera menyusun regulasi ketenagakerjaan yang lebih komprehensif dan terpisah dari UU Cipta Kerja guna mengakomodasi mandat konstitusional dari Mahkamah Konstitusi.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jesica Christi, Edrick Edwardina Effendy https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2968 Hubungan Riwayat Miopia pada Orang Tua Terhadap Derajat Miopia pada Anak di Rumah Sakit Puri Cinere dan Tinjauannya Menurut Islam 2026-01-26T05:13:16+00:00 Berliana Zulfa Dinniyah berlianzulfad@gmail.com Saskia Nassa Mokoginta saskia.nassa@yarsi.ac.id Tri Agus th.opthal70@gmail.com Ali Ma’sum ali.masum@yarsi.ac.id <p>Miopia merupakan gangguan refraksi yang prevalensinya terus meningkat secara global maupun nasional, dan faktor genetik diketahui memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keparahan miopia pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat miopia pada orang tua dengan derajat miopia pada anak yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Puri Cinere serta meninjau fenomena ini dari perspektif Islam. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan metode survei kuantitatif melalui kuesioner dan data rekam medis. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria anak berusia 6–18 tahun yang terdiagnosis miopia dan memiliki data riwayat miopia orang tua. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat miopia pada orang tua dan derajat miopia anak (p &lt; 0,001). Anak yang memiliki kedua orang tua miopia cenderung mengalami miopia sedang hingga berat, sedangkan anak tanpa riwayat genetik dominan mengalami miopia ringan. Dari perspektif Islam, upaya menjaga kesehatan mata dipandang sebagai bentuk tanggung jawab spiritual dan wujud syukur atas nikmat penglihatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran faktor keturunan dalam progresi miopia serta perlunya edukasi gaya hidup visual sehat sebagai bentuk ikhtiar medis dan spiritual.</p> 2026-02-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Berliana Zulfa Dinniyah, Saskia Nassa Mokoginta, Tri Agus, Ali Ma’sum https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/2991 Pemanfaatan Tiktok Sebagai Personal Branding Bagi Mahasiswa Gen Z 2026-01-26T05:03:13+00:00 Farin Anjani farinanjani11anjani@apps.ipb.ac.id David Rizar Nugroho davidrizarnugroho@unpak.ac.id Enden Darjatul Ulya endenulya@gmail.com Mulyono Mulyono mulyonomul@apps.ipb.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital mendorong mahasiswa Generasi Z memanfaatkan media sosial sebagai ruang ekspresi diri dan pembentukan identitas. TikTok, sebagai salah satu platform dengan pertumbuhan tercepat, menawarkan fitur visual yang interaktif, algoritma yang adaptif, serta peluang penyebaran konten yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan TikTok dengan personal branding mahasiswa Gen Z. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1–5 dan melibatkan 167 responden mahasiswa Gen Z pengguna aktif TikTok. Variabel yang dianalisis meliputi frekuensi penggunaan, konsistensi konten, kreativitas, serta interaksi audiens (variabel X), dan empat indikator personal branding (variabel Y). Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan TikTok secara aktif, dengan nilai rata-rata variabel pemanfaatan mencapai 3,16 (kategori tinggi). Temuan utama menunjukkan adanya hubungan kuat dan signifikan antara pemanfaatan TikTok dan personal branding mahasiswa (? = 0.755; p &lt; 0.001). Indikator interaksi audiens menunjukkan korelasi tertinggi (0.594–0.643), diikuti kreativitas konten (0.536–0.637). Sementara itu, aspek konsistensi konten berada pada kategori cukup, menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa belum memiliki strategi unggahan yang stabil. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa TikTok bukan sekadar ruang hiburan, melainkan media strategis bagi mahasiswa Gen Z dalam membangun citra diri, meningkatkan visibilitas, dan mengembangkan reputasi digital. Penelitian ini berkontribusi pada literatur komunikasi digital, khususnya dalam memahami bagaimana platform video pendek membentuk personal branding di kalangan generasi muda.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Farin Anjani, David Rizar Nugroho, Enden Darjatul Ulya, Mulyono https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/3216 Peran Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKAL) Dalam Pengelolaan Desa Wisata 2026-01-30T08:15:41+00:00 Andi Setiawan andisetiawan459@gmail.com Ruth Agnesia andisetiawan459@gmail.com Raden Angger Munggaran andisetiawan459@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Merapi Sejahtera dalam mengelola Desa Wisata Kampoeng Mahoni. Teori fungsi manajemen dari George R. Terry digunakan sebagai pisau analisis, dengan empat indikator utama yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMKal Merapi Sejahtera telah berperan baik dalam pengelolaan Desa Wisata Kampoeng Mahoni, meskipun belum sepenuhnya optimal. Temuan kritis menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan terletak pada integrasi empat fungsi manajemen: perencanaan yang jelas dengan program berbasis potensi lokal, pengorganisasian yang melibatkan masyarakat sebagai tenaga kerja, pengarahan melalui motivasi dan promosi efektif, serta pengawasan dengan standar yang terukur. Kontribusi teoretis penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teori fungsi manajemen Terry terbukti relevan dalam konteks pengelolaan desa wisata berbasis BUMDes, di mana keempat fungsi manajemen saling berinteraksi menciptakan dampak ekonomi (PADes meningkat dari Rp 40 juta menjadi Rp 85 juta) dan sosial (pemberdayaan masyarakat melalui 110.533 kunjungan wisata). Namun, pencairan dana bertahap, kekurangan karyawan restoran, dan kerja sama informal dengan mitra menjadi hambatan yang memerlukan perbaikan strategis.</p> 2026-02-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Andi Setiawan, Ruth Agnesia, Raden Angger Munggaran